YANG ADA BADAKNYA
-Puisi Pendek Dari Dian-
A short poetry by: Putri
Andini
Kamu sendiri…
Tak tersentuh dan tak
terlihat…
Dinginmu dapat dirasakan
diri…
Aku mau tahu berapa
banyak penat…
Penat yang kau emban dan
dengan rapinya kau lipat…
Aku hanya bisa melihat
dari jauh kesendirianmu…
Begitu ingin aku
bertingkah konyol dan tertawa di sana…
Tapi kau begitu jauh,
sangat jauh dan semu…
Dan aku hanya bisa
terpana akan pesonamu…
Teruntuk sayngku yang
belum jadi sayang…
Kau indah, menakjubkan,
sampai aku harus menengadah untuk melihat…
Sayangnya kau
tersembunyi, tapi itu bagus bagiku…
Karena aku egois jika
dirimu hanya untukku…
Dan tak boleh banyak
mata yang mendambamu…
(Dian Sandi Sandoro,
April 2020) for special someone, Fernandine.
Fey Namanya, gadis itu masih kulihat diam-diam. Aku rela
tidak ikut main sepak bola dengan teman-temanku hanya untuk menemani gadis itu
di kelas sendirian. Aku tak tahu dia merasakan kehadiranku apa tidak, jika aku
bisa memandangnya seperti ini aku rela dia tak pernah tahu. Sad boy kan aku?
Mueheheh…
Ingin sekali aku menyapanya dan mengajaknya mengobrol
atau berbasa-basi. Tapi lidahku begitu kelu hanya menatap matanya saja. Aku
dibuat mati kutu olehnya. Fey, dia gadis yang sanggup membuat jantung ini
hampir lepas dengan mudahnya. Mungkin terdengar hiperbola bagi kalian tapi
tidak bagiku. Dia luar biasa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar